Archive

Archive for June, 2010

Lomba Ciuman Paling Dasyat Di Cina

June 3rd, 2010 No comments

Sebuah Shopping Mall di Xi’an, Provinsi Shaanxi Cina menyelenggarakan sebuah kontes yang terdengar agak aneh tanggal 28 Mei lalu, yaitu kontes berciuman, puluhan bahkan sampai ratusan pasangan turut ambil bagian dalam kontes ini, mereka melakukan berbagai gaya ciuman sambil dinilai tim juri. Hadiah yang diperebutkan adalah uang tunai sebesar 888 Yuan, ata setara dengan Rp 1, 2 Juta rupiah dari sponsor.

Pasangan lomba ini ternyata tidak semuanya diikuti oleh mereka yang sudah punya pasangan, para jomblo asal pada saat itu dapat pasangan yang mau ikutan banyak yang ikut pula.

Dijanjikan Kerja di Kafe Gadis Belia Diperkosa Bos Kafe

June 2nd, 2010 No comments

Seorang gadis belia, Bg, mengaku menjadi korban pemerkosaan seorang pemilik tempat hiburan malam di Jalan Kalimalang, Bekasi. Dia sempat dua kali pingsan saat menjalani pemeriksaan di ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Mapolrestro Bekasi.

Saat ditemui kemarin, Bg tengah menyantap makan siang di luar ruang Unit PPA. Dia ditemani Sandri (25), kakak lelakinya, dan beberapa kerabatnya.

Gadis berusia 15 tahun itu mengaku direnggut keperawannya di sebuah hotel kelas melati di Jalan Cut Meutia, Kota Bekasi. Dia tak menyangka, niatnya pergi bersama rekan perempuannya bakal berujung pada pemerkosaan.

gadis

Peristiwa yang terjadi pekan lalu itu bermula saat Bg diajak keluar malam oleh Dedeh, rekan perempuannya yang bekerja sebagai waitress di sebuah kafe di Jalan Kalimalang.

“Selepas tengah malam, saya dikenalin sama mami-mami di situ. Katanya saya akan dikenalin sama pemilik kafe,” tutur Bg.

Setelah diperkenalkan, kata Bg, dia dibawa oleh pemilik kafe itu ke sebuah hotel kelas melati di Jalan Cut Meutia, Kota Bekasi. “Tadinya diajak ngobrol biasa, terus saya dibawa ke kamar dan dipaksa melayani,” ujarnya.

“Saya berontak, tapi kalah tenaga. Habis digagahi itu saya dikasih Rp 250.000, tapi saya lemparkan uangnya. Pokoknya saya enggak terima diperlakukan seperti itu,” kata Bg lagi.

Sandri mengatakan, keluarganya memutuskan untuk melaporkan peristiwa itu ke polisi meskipun pthak pelaku sudah menyampaikan niat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Keluarga enggak terima,” tandasnya.

Menurut dia, Bg adalah anak bungsu dari delapan bersaudara. Mereka selama ini tinggal di Jatibening bersama ayahnya. “Ibu kami sudah lama enggak ada,” kata Sandri.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi, Kompol Ade Ari Syam Indradi, menyatakan belum menetapkan status tersangka terhadap pelaku pemerkosaan itu karena pihaknya masih memerlukan keterangan dari korban dan para saksi. “Pemeriksaan belum selesai,” katanya.