Home > news > Tiga Pejabat Kementerian Hukum dan HAM di copot setelah Pertemuan Nazarrudin

Tiga Pejabat Kementerian Hukum dan HAM di copot setelah Pertemuan Nazarrudin

February 13th, 2012 Leave a comment Go to comments

nasir

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menaruh perhatian serius terhadap pertemuan antara Muhammad Nazaruddin (terdakwa kasus dugaan suap wisma atlet) dengan M Nasir (anggota Komisi III DPR) dan Djufri Taufik (mantan kuasa hukum Mindo Rosalina Manulang) yang dilakukan di luar jam berkunjung Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Pertemuan itu terjadi pada Rabu (8/2/2012) malam di suatu ruangan khusus di Rutan Cipinang.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mencopot tiga orang pejabat di kantor wilayah Kemenkum dan HAM DKI Jakarta pada Minggu (12/2/2012). Pencopotan ini dilakukan menyusul pertemuan gelap terdakwa kasus suap wisma atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin, dengan adik sepupunya, M Nasir, dan enam orang lain di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

Lebih jauh Johan menjelaskan, pertemuan Nazaruddin, Djufri, dan Nasir, yang dilakukan di luar jam berkunjung itu menjadi perhatian serius KPK karena dianggap berkaitan dengan kesaksian di persidangan. Johan mengatakan, pertemuan ini berpotensi memengaruhi persidangan Nazaruddin yang masih berjalan. “Karena ini penting, kesaksian di persidangan,” ucap Johan.

Seperti diketahui, Djufri Taufik pernah menjadi pengacara Mindo Rosalina Manulang, Direktur Pemasaran PT Anak Negeri yang juga anak buah Nazaruddin. Dalam kasus suap wisma atlet SEA Games, Rosa divonis 2,5 tahun karena dinilai terbukti memberikan sejumlah cek perjalanan kepada Wafid Muharam, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, terkait pemenangan PT Duta Graha Indah sebagai pelaksana proyek wisma atlet.

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin mengatakan, pihaknya telah memeriksa kamera CCTV di Rutan Cipinang dan ternyata ditemukan sejumlah penyimpangan. “Untuk itu, Menkumham memutuskan untuk melanjutkan langkah-langkah perbaikan dengan mengevaluasi sejumlah pejabat,” ujar Amir dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Minggu (12/2/2012).

Tiga pejabat yang dievaluasi dan akhirnya dicopot adalah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Tawin Tarib, Kepala Divisi Pemasyarakatan Hafiluddin, dan Kepala Rutan Cipinang Suharman. “Penggantinya akan dipilih melalui fit and proper test dengan memperhatikan integritas dan kapasitas calon. Semuanya dilakukan sebagai bentuk reward and punishment yang baik,” kata Amir.

Dengan pencopotan ini berarti Kemenkum dan HAM sudah mencopot empat orang pejabat utama di Kanwil Kemenkum dan HAM DKI Jakarta. Satu orang lagi adalah Kepala Pengamanan Rutan Cipinang berinisial FA, yang sudah lebih dulu dicopot setelah pertemuan gelap itu terbongkar.

Pertemuan gelap itu diketaui oleh Wakil Menteri Kemenkum dan HAM Denny Indrayana setelah ia melihat melalui rekaman CCTV yang tersambung langsung ke kantornya pada Rabu (8/2/2012) pukul 20.00. Di dalam rekaman itu, terdapat pergerakan mencurigakan di dalam Rutan Cipinang.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Comments links could be nofollow free.